FUTURE MINDSET DAN PELOPOR INOVASI

Saat sambutan Dies Natalis IPB ke 58, Presiden Joko Widodo meminta IPB untuk menjadi pelopor inovasi. Beliau sadar betul bahwa kemajuan sebuah bangsa hanya terwujud ketika ada kemajuan inovasi. Hasil studi juga membuktikan bahwa Global Innovation Index (GII) berkorelasi positif dengan PDB/Kapita suatu negara: semakin tinggi PDB/kapita suatu negara maka semakin tinggi nilai GII nya. Karena itu sangatlah mudah menebak apakah suatu negara akan maju pesat ekonominya atau tidak. Lihat saja perkembangan inovasi di dalamnya. Ketika iklim inovasi kondusif, dan aneka inovasi bermunculan secara konsisten, maka sudah dapat diduga ada harapan bahwa bangsa tersebut akan menjadi bangsa besar. Sebaliknya kita juga bisa menduga sebuah bangsa yang iklim inovasinya tidak kondusif dan tidak ada lompatan-lompatan inovasi, maka sulit masuk akal untuk mengatakan bahwa bangsa tersebut akan cepat maju. Dengan demikian inovasi bisa menjadi indikator paling mudah tentang prospek sebuah bangsa di masa depan.

PAK MATTJIK: HIDUP HARUS BERUBAH!

"Pak Rektor, semua aman-aman saja kan?" Itulah kalimat yang selalu Prof Dr Ahmad Ansori Mattjik (Pak Mattjik) sampaikan manakala beliau masuk ke ruang kerja saya di gedung rektorat IPB. Dalam kesibukannya, beliau selalu menyempatkan diri untuk mampir, meski hanya sekedar menyapa. "Pak Mattjik, saya butuh masukan dan bimbingan Bapak", itu pula kalimat yang selalu saya sampaikan. Silaturahmi spontan 5-10 menit itu, sungguh telah mampu menciptakan energi yang besar buat saya.

Kejernihan

Minal Aidin Wal Faizin. Atas nama pribadi, keluarga, dan IPB saya memohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua tergolong orang yang kembali kepada fitrah, yakni yang memiliki kejernihan multidimensi.

KEKUATAN KEMAUAN

Kata pepatah orang bisa maju karena “3 K”, yaitu kemauan, kemampuan, dan kesempatan. Dari tiga “K” tersebut yang jamak disebut orang sebagai faktor tersulit adalah kesempatan, karena kesempatan seolah diluar kontrol kita. Sementara semua orang bisa dengan mudah memiliki kemauan dan kemampuan.

Excellent Innovation

Saya mengucapkan selamat tahun baru 2021 kepada seluruh Civitas Akademika IPB. Semoga pengalaman 2020 menjadi bahan pembelajaran penting untuk penyempurnaan 2021, dan kita semua sehat walafiat penuh keberkahan dan kesuksesan.

Lompatan Menjadi Bangsa Besar

Charles Darwin pernah mengatakan bahwa yang bisa bertahan bukan semata yang terkuat dan terpintar, namun yang responsif terhadap perubahan. Kini kita hidup di alam perubahan yang begitu cepat, diiringi dengan ketidakpastian dan kompleksitas yang amat tinggi. Lihat saja tahun 2020, di saat kita baru mulai menyadari arus besar Revolusi Industri 4.0, tiba-tiba pandemi Covid-19 datang secara tak terduga. Pandemi Covid-19 telah menjadi sumber ketidakpastian baru: kapan kerja akan kembali normal dan kapan sekolah buka secara luring sebagaimana biasanya? Ketidakpastian ini telah berdampak secara ekonomi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Ketidakpastian pada akhirnya telah menjadi ketidakpastian global. Artinya, semua negara berada dalam situasi yang sama, sehingga siapa yang paling responsif maka dialah yang akan bertahan. Bagaimana agar Indonesia tergolong tidak saja bertahan pada 2021, tetapi juga menjadikan 2021 sebagai momentum kebangkitan baru?

5 Pesan Rektor IPB

Ada 5 pesan dan harapan saya pada alumni IPB pada Forum Silaturahmi Alumni (FSA) IPB, 19 September 2020. Pertama, Alumni IPB harus kompak, solid, saling membesarkan, dan jangan ada konflik yang tidak perlu di media sosial. Ingat pepatah Jawa “kalah wirang menang orang kondang” yang artinya kalah malu dan menang tidak dapat apa-apa.

Age, Gratitude, And Footprint

All days are important. But today feels more important because it becomes a momentum to realize that by the increasing age, the opportunity in life is reduced. Therefore there is no other way but to make life more meaningful. What is a meaningful life? Meaningful life means the increase of output and impact per unit of time in our lives. Impact to who? of course to the others and the universe. Meaningful life is life that is beneficial to others because of the words of the Prophet: khoirunnaas anfa'ahum linnaas, which means that the best of humans is ones who bring benefit for others. The song of "Anugerah" that I created a few years ago tells about it, about the contemplation of aging. In order for life to be meaningful, then the rest of life must be filled by thankfulness by increasing footprints that have a greater impact wherever we are and in any position. If you are grateful, surely We will increase you (in favor) (QS Ibrahim 7)

Inspiration, Innovation, and Integrity

Congratulations on the 56th Anniversary of IPB today, September 1, 2019. We are grateful that our age has increased, of course, achievements must also increase. Every second of age is an opportunity to increase achievement. Our existence in the future is very dependent on the utilization of our second increase in time. Existence can grow linearly, it can also grow exponentially, but it can also "nyungsep". It all depends on the quality of our time utilization. If we consider time as an opportunity to grow, then there is no other way than day to day thinking and act smart to capture opportunities. Meanwhile, if we add time we consider as a burden, then there is anxiety every time. This is exactly what he was anxious about during the 2 × 15 minute extension of the football match because he was more afraid of conceding goals than optimism to actually add goals. The existence of IPB until now has benefited from the people in it who utilize the added time very well and proactive attitude. If we study the journey of IPB so far since its establishment in 1963, there are three factors causing the success of IPB, namely INSPIRATION, INNOVATION, and INTEGRITY