
Tri Mumpuni Wiyatno
Alumni Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian, Angkatan 20
Disebut sebagai “Wanita Listrik”, Tri Mumpuni Wiyatno bersama suaminya mendedikasikan hidupnya untuk membangun mikrohidro (turbin air). Wanita yang akrab disapa Puni ini membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi terbarukan dan turbin angin.
Cita-cita Puni dan suami ingin ikut berkontribusi membangun negeri lewat kemandirian energi yang bersumber dari alam. Prinsipnya, ketika alam memberi, sudah wajib manusia menjaga kelestariannya.
Karyanya tersebut berhasil memberikan dampak pada perekonomian, kesehatan, dan pendidikan masyarakat desa. Kegemarannya berkeliling desa menyadarkannya bahwa desa memiliki sumber air melimpah namun belum termanfaatkan.
Puni meraih penghargaan Ashden Awards pada tahun 2012. Ashden merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Inggris yang terlibat dalam energi ramah lingkungan. Pangeran Charles merupakan salah satu penaung Ashdern Awards. Berkat penghargaan ini, Puni semakin terpacu untuk menyediakan akses listrik tenaga air mikrohidro di desa-desa terpencil.
Puni kini menjadi Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan. Ia juga berhasil meraih penghargaan lainnya atas dedikasinya pada masyarakat. Seperti Climate Hero – World Wildlife Fund (WWF) for Nature pada tahun 2005 dan Raymon Magsaysay Award pada tahun 2012.