Alumnus IPB University Berbagi Tips Pada Mahasiswa dalam Mengembangkan Potensi Diri Selama Pandemi


Direktorat Kerjasama dan Hubungan Alumni (DKHA) dan Himpunan Alumni IPB University kembali menggelar webinar Alumni Insight dengan tema utama “Break Your Limit” secara daring, 28/11. Webinar yang diadakan selama dua hari tersebut mengundang beberapa narasumber alumni IPB University yang telah berkarir di bidangnya masing-masing. Hadir sebagai salah satu narasumber, Ir Panji Irawan, Direktur Treasury dan International Banking PT. Bank Mandiri Tbk. Alumnus IPB University ini berbagi tips dalam mengoptimalkan potensi selama pandemi COVID-19. 

Dalam paparannya, Panji menjelaskan kelincahan dan kelihaian dalam menghadapi situasi merupakan kemampuan yang krusial, terutama dalam karirnya sebagai eksekutif perusahaan. Sebagai risk taker dan pengambil keputusan, ia harus memiliki kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan kesempatan bagi keuntungan bank. Hal tersebut juga berlaku dalam menghadapi investor dan pemenuhan target perusahaan. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah terdampak pandemi industri perbankan lebih menggencarkan penerapan industri 4.0. Pasalnya, saat ini digitalisasi telah menguasai pasar dunia sehingga sebagian besar industri di dunia dituntut untuk selalu beradaptasi di tengah ketidakpastian. Sebagai eksekutif bank, ia juga harus bertanggung jawab dalam menyusun strategi dan budgeting di tahun 2021. Strategi yang berdasarkan pada beragam asumsi yang belum tentu pasti.

Ia juga menyebutkan, di dalam dunia kerja,  menyusun rencana pendamping juga hal yang penting. Terutama sumber daya manusia yang unggul memerlukan orientasi ke masa depan, cepat berdaptasi, serta berkomitmen dalam bekerja. Hal ini dibutuhkan mengingat terdapat kompetisi kuat di pasar bagi pegawai. Dengan demikian, dukungan passion dan niatan diri merupakan salah satu cara para alumnus IPB University agar dapat selalu menjawab pertanyaan pasar.

“Hal itu membutuhkan driving forcé dari dalam diri pegawai. Bahwasanya pada saat sekarang terdapat jenis-jenis pekerjaan yang digantikan dengan digital,” tuturnya.

Keahlian seperti ketangkasan, ketahanan dan presisi akan digantikan oleh pemikiran analitik dan inovasi di era digital. Belum lagi akan ada beberapa jenis profesi yang hilang, sehingga lulusan baru harus membentuk keahlian baru yang sesuai. Peran adaptasi juga penting dalam bertahan di dunia industri. Pasalnya, kecepatan belajar dan gairah untuk tampil serta melayani dengan cara yang terbaik juga menjadi modal utama untuk sukses berkarir. 

“Tujuan hidup dan motivasi kuat juga menjadi dasar yang penting agar alumnus IPB University dapat berlaku sebagai calon pemimpin. Mari memanfaatkan peluang dengan melihat keahlian yang kosong serta menerapkan metode amati, tiru, modifikasi dari profesional juga langkah yang jitu. Bila individu tidak cepat beradptasi serta keahliannya terbatas, maka posisinya gampang tergantikan.  Selain itu, berani melangkah ke luar zona nyaman serta menyusun kerangka berpikir agar dapat berkarya sesuai tuntutan zaman juga menjadi andil dalam kesuksesan berkarir,” pungkasnya. (MW/RA)



Published Date : 30-Nov-2020

Resource Person : Ir Panji Irawan

Keyword : Alumni IPB, Alumni Insights, Entrepreneurship, industri 4.0,