Pembekalan Perkuliahan Daring Sekolah Vokasi IPB University Hadirkan Konsultan Pendidikan


Menjelang dimulainya tahun ajaran baru di Sekolah Vokasi IPB University, program studi Komunikasi menggelar kuliah umum online bertajuk “Kompetensi Perkuliahan Daring dan Tantangan Pendidikan Global” (29/8). Menurut Ketua program studi Komunikasi, Dr Wahyu Budi Priatna dengan adanya kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa tetap bersemangat untuk belajar dan berprestasi dalam perkuliahan daring.

Dalam kesempatan ini, Enden Darjatul Ulya, dosen IPB University dari program studi Komunikasi - Sekolah Vokasi membahas tentang kompetensi belajar yang harus dimiliki mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan daring. Kompetensi belajar tersebut mencakup kemauan untuk beradaptasi dalam perkuliahan daring, baik dari sisi penggunaan teknologi maupun suasana yang berbeda dari pembelajaran tatap muka dan kemauan untuk belajar secara mandiri.

“Mahasiswa harus memiliki kemauan untuk menjalin komunikasi serta partisipasi untuk mendukung kesuksesan belajarnya. Tanpa adanya komunikasi yang baik antara dosen dan mahasiswa, mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan lingkungan belajar, dan mahasiswa dengan sumber belajar, maka proses interaksi belajar mengajar tidak akan berlangsung dengan baik. Mahasiswa juga perlu memiliki motivasi belajar yang baik dan bersikap disiplin walaupun saat proses belajar tidak sepenuhnya dapat diawasi oleh dosen,” ujarnya.

Kuliah Umum ini juga menghadirkan Riyani Franssen, konsultan pendidikan dari Dahuni Foundation. Riyani bagikan tips menjadi mahasiswa sukses kepada mahasiswa baru Sekolah Vokasi IPB University. Riyani yang telah sukses menjalani studi dan karier di kancah global ini, kini berdomisili di Portugal.

Menurut Riyani, pandemik seharusnya disikapi positif dengan menjadikannya sebagai sebuah peluang emas untuk keberhasilan studi mahasiswa. Mahasiswa harus menemukan kesenangan dalam belajar dan mengaplikasikannya.
“Mahasiswa harus berani tampil di “depan kelas”, membaca silabus dengan teliti, mengerjakan semua tugas dengan sebaik-baiknya, meningkatkan kemampuan menulis dan mengerjakan semua tugas membaca dari dosen. Selain itu, mahasiswa juga perlu memperhatikan hal lain sebagai pendukung proses akademik mulai dari kebijakan kampus mengenai pelanggaran akademik, memilih teman secara hati-hati demi lingkungan belajar yang kondusif, hingga meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal, dan time management. Time management is crucial, so learn to manage your study in advance,” ujarnya. (Enden/Zul)



Published Date : 08-Sep-2020

Resource Person : Dr Wahyu Budi Priatna

Keyword : Program Studi Komunikasi, Sekolah Vokasi, Kuliah Umum, Mahasiswa Baru, IPB University, dosen IPB

SDG : SDG 4 - QUALITY EDUCATION