Masa Pandemi COVID-19, Dr Roza Yusfiandayani Berikan Tips Ketahanan Pangan di Pekarangan Rumah


Menjaga ketahanan pangan di saat pandemi COVID-19 menjadi salah satu hal penting. Masa pandemi COVID-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. Kondisi ini tidak serta merta membuat kita menjadi tidak produktif. Beragam aktivitas bisa dilakukan, khususnya yang bisa menopang kebutuhan pangan rumah tangga. Salah satu yang bisa dilakukan adalah berkebun sayuran organik di pekarangan rumah.

Dr Roza Yusfiandayani, dosen IPB University dari Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (PSP FPIK) IPB University punya tips tersendiri. Yaitu Tips Ketahanan  Pangan di Pekarangan Rumah di Masa Pandemi COVID-19.
Di masa pandemi ini Dr Roza membuat pekarangan rumahnya menjadi lebih produktif dengan menanam beberapa macam sayuran dan membuat kolam ikan air tawar.
“Yang saya lakukan adalah mulai menyiapkan benih sayuran yang akan ditanami, menyiapkan anak dan induk ikan nila yang sudah dibeli. Menyiapkan media tanam, peralatan yang digunakan untuk menanam dan kolam fibre untuk memelihara ikan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari edukasi, Dr Roza melibatkan anak-anaknya untuk mempersiapkan semua keperluan dan proses menanam sayur serta memelihara ikan di pekarangan rumah.
“Saya melakukan pembenihan tanaman dengan masa tanam yang berbeda dan jenis tanaman yang berbeda. Yakni bayam, kangkung, pokcoy, kacang panjang, terong ungu. Saya letakkan tanaman yang sudah tumbuh tiga daun pertama di gully/paralon. Dan meletakkan anak ikan nila ukuran lima sentimeter dan induk ikan nila ke dalam kolam fibre yang sudah diisi air dan dilengkapi dengan aerator. Setelah tiga minggu baru bisa dipanen. Saat panen saya juga bisa mengajarkan kepada anak-anak untuk memilah sayuran dan ikan yang sudah siap dipanen untuk dikonsumsi. Dengan cara ini, setiap hari kami dapat memilih sayur apa yang akan dikonsumsi. Kami tinggal melengkapi dengan membeli daging, tahu, tempe, cumi-cumi, udang dan ikan lain untuk lauk pauk,” ujarnya.

Melihat keberhasilan yang dirasakannya, Dr Roza mengajak warga sekitar rumahnya untuk manfaatkan pekarangan rumah. “Manfaatkan lahan tidur untuk menanam kebutuhan pangan sehari-hari sebagai upaya ketahanan pangan di masa pandemi virus COVID-19,” ujarnya. (Awl/Zul)


 



Published Date : 12-May-2020

Resource Person : Dr Roza Yusfiandayani

Keyword : dosen IPB, memanfaatkan pekarangan rumah, budidaya ikan sendiri, Pandemi COVID-19, IPB University

SDG : SDG 11 - SUSTAINABLE CITIES AND COMMUNITIES, SDG 2 - ZERO HUNGER