Mahasiswa Tingkat Pertama IPB University Timba Ilmu dari Para Alumni


Pengalaman dan kisah para alumni IPB University selalu menarik untuk dijadikan pelajaran. Kisah-kisah perjuangan yang akhirnya mengantarkannya menjadi orang-orang besar. Hal ini mendorong Direktorat Kerjasama dan Hubungan Alumni (DKHA) dan Asrama Program Pendidikan Kompetisi Umum (PPKU) IPB University menyelenggarakan Alumni Insight “Getting Motivated & Learning to Succed".

Diskusi berbagi pengalaman perjuangan karir alumni-alumni IPB yang teah terpilih ini berlangsung dari 11-15 Mei 2020 melalui Zoom dan live streaming di Youtube yang secara khusus diperuntukkan bagi Mahasiswa PPKU IPB University.

Beberapa alumni yang dihadirkan sebagai narasumber melontarkan kalimat-kalimat motivatif dan menantang.
"Persoalan di level pertanian adalah distribusi, ini yang harus kita pikirkan agar distribusi ini dapat berjalan dengan baik. Pada beberapa daerah ada wilayah yang berlimpah dalam komoditas tertentu dan kekurangan dalam komoditas lain, hal ini dapat menjadi peluang untuk memastikan ini saling terhubung antara wilayah yang mengalami kekurangan dan kelebihan hasil pertanian,” terang Musbakri Ahmad, alumnus IPB University yang saat ini menjabat sebagai Direktur PT. Zoom Indotek Telesindo.

Dalam materinya yang bertajuk “Membentuk Generasi Berdayasaing Tinggi di Era Industri 4.0”, Musbakri berpesan anak-anak muda adalah harapan bangsa. "Apakah akan terus menjadi target pasar-pasar e-commerce itu? Siapkan diri, mari berkolaborasi agar kita bisa bantu petani agar dapat enjadi penikmat utama hasil dari apa yang mereka tanam,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa menjadi pengusaha memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat tersebut adalah dapat menjadi berkah bagi banyak orang, waktu yang feksibel, membantu pemerintah menyerap tenaga kerja, tertempa memiliki skill di semua bidang, membuka peluang berkarir di pemerintahan dari jalur pengusaha, akhirnya hampir semua yang berkarir akan berbisnis.

 Ada lima hal yang dipesankan oleh Musbakri kepada mahasiswa untuk dipersiapkan menjadi pengusaha yaitu berani melangkah dan berani mengambil keputusan, lebih meng-instingkan bisnis dari sekarang, jadi generasi kreatif, berwawasan global, peduli sosial dan peduli lingkungan serta supel dalam komunikasi dan kemampuan kolaborasi.

Sementara itu, Lely Pelitasari (Wakil Ketua Ombudsman RI) ,dalam materinya yang bertajuk “My life, my journey, my destiny” menyampaikan bahwa selama kuliah ada empat hal yang dilakukan, yaitu belajar, bergaul, berorganisasi dan bersosialisasi.

Adapun Okty Damayanti (Divisional Head of CSR at PT Adaro Energy, Tbk) menyampaikan mahasiswa harus punya sesuatu yang unik sehingga bisa dijual. "Saya bangga sekali bisa masuk IPB University, karena untuk bisa masuk IPB University perlu perjuangan dengan persaingan yang ketat. Bagi saya, IPB University itu mendidik mahasisiwa agar memiliki mental pantang menyerah, versatile, fast learner dan adaptive," ungkapnya.

Selama berkarir dalam kurun waktu 31 tahun, Okty Damayanti memahami bahwa pintar saja tidak cukup karena pada akhirnya harus mempunyai keunikan, karakter positif yang kuat, bekerja dengan passion and compassion. Hal ini karena akan memberikan hasil dan beyond job description yang berbeda. Ia pun menyarankan supaya mahasiswa memiliki mentor yang dapat dijadikan sebagai acuan maupun penyemangat. (SM/RA)

 



Published Date : 14-May-2020

Resource Person : Okty Damayanti

Keyword : alumni IPB, mahasiswa IPB, wirausaha, PPKU IPB