Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Alat Selam


Pada masa pandemi ini, saat semua aktivitas manusia di batasi, banyak barang atau benda di fasilitas publik  ataupun  milik pribadi kurang terawat sehingga berdebu dan berjamur karena banyak aktivitas dan rutinitas manusia terhenti dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19. Untuk barang-barang pribadi yang merupakan penunjang hobi, sebaiknya segera dicek dan dilakukan perawatan khusus.

Demikian juga dengan  yang memiliki hobi menyelam. Peralatan selam memerlukan perawatan ketika tidak digunakan agar tidak mengalami kerusakan dan masih bisa digunakan pada saat ingin menyelam lagi pasca pandemi nanti. Merawat peralatan SCUBA berarti juga menjaga keselamatan penyelam nantinya.

Bagi yang memiliki hobi menyelam, berikut ini cara bagaimana merawat alat menyelam yang disampaikan oleh Beginner Subhan, SPi, MSi, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan.

Yang pertama harus dilakukan adalah perawatan dasar untuk seluruh peralatan selam. Alat-alat selam harus dibersihkan dengan cara yang benar yaitu semua alat harus dibilas dengan air tawar. Alat yang sudah dibilas tersebut perlu disimpan di tempat yang kering.

"Kalau bisa, hindarkan alat selam terkena cahaya matahari langsung karena dapat menyebabkan kerusakan pada alat atau mempercepat penurunan kualitas peralatannya," papar Beginner

Adapun untuk peralatan khusus, ahli terumbu karang IPB University itu menyarankan supaya masker selam disimpan di dalam kotak penyimpanan untuk menghidari lancet. Alat fins sebaiknya disimpan pada posisi horizontal, jika terpaksa disimpan pada posisi vertikal maka usahakan posisinya tidak bertumpu pada ujung fins.

"Kalau baju selam atau wet suit sebaiknya disimpan dalam keadaan digantung dengan hanger dan tidak dilipat. Untuk regulator lebih baik dikeringkan dengan cara digantung, kemudian disimpan pada tempat yang kering. Jika memungkinkan regulator diservis berkala sesuai dengan anjuran yang terdapat pada masing-masing produk," tambah Beginner.

Untuk tabung selam ia menyarankan sebaiknya disimpan dengan posisi dalam keadaan terisi udara kurang lebih 200 psi. Ia juga mengingatkan, ketika pandemi COVID-19 berakhir dan sudah boleh menyelam kembali, perlu dilakukan pengecekan kinerja peralatan sebelum melakukan trip peyelaman. (dh/RA)

 



Published Date : 14-May-2020

Resource Person : Beginner Subhan, SPi, MSi,

Keyword : dosen IPB, Beginner Subhan, alat selam, baju selam, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB

SDG : SDG 14 - LIFE BELOW WATER