Siap Bangun Zero Food Waste Society, IPB Jalin Kerjasama dengan Foodbank of Indonesia

Siap Bangun Zero Food Waste Society, IPB Jalin Kerjasama dengan Foodbank of Indonesia

siap-bangun-zero-food-waste-society-ipb-jalin-kerjasama-dengan-foodbank-of-indonesia-news
Berita

Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (Dept. ESL), Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University melaksanakan diskusi bersama lembaga Foodbank of Indonesia (FOI), Rabu (7/08) di Kampus Dramaga.

Dewan Pembina dari FOI, Hendro Utomo menyampaikan sejarah dan semangat berdirinya FOI. “Pada awalnya, saya mulai bertemu ibu Meti saat konferensi pertanian dan pangan di Turki. Di sana saya melihat ada sebuah kota di Turki yang sangat berkembang pertaniannya dan memiliki peradaban yang sangat tua. Setelah saya melihat lebih dalam lagi, memang benar yang menjadi aspek utama bertahannya peradaban mereka adalah supply pangan yang stabil. Alhamdulillah dengan inspirasi dan semangat tersebut, kini FOI sudah banyak menyalurkan pangan berlebih dari pusat-pusat perbelanjaan dan berbagai pendonor lainnya untuk membantu keluarga prasejahtera yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangannya sehari-hari. Semangat ini pulalah yang membawa saya ke kampus yang dulu diresmikan oleh Bung Karno sebagai kampus pertanian, untuk bisa bekerjasama menyelesaikan permasalahan supply pangan di Indonesia,” ujar Hendro dalam diskusi tersebut.

Dr. Meti Ekayani, S.Hut, M.Sc, Sekretaris Departemen Ekonomi Sumberdaya dan  Lingkungan, FEM IPB University menjelaskan potensi kerjasama yang bisa dilakukan oleh   Dept. ESL IPB University bersama FOI. ” ESL IPB sudah memiliki banyak riset dan program yang telah dijalankan terkait pencegahan Food Waste. Kami pun sangat membuka diri untuk menjalin kerjasama dengan Foodbank Of Indonesia mulai dari kerjasama dalam riset untuk menetapkan baseline dan memotret potensi kinerja. Kita juga bisa bekerjasama untuk membangun FOI Bogor, Feed Bank, serta melaksanakan Community Development bagi desa binaan kami. Mahasiswa kami pun juga bisa melakukan internship di FOI, serta mengadakan program terkait edukasi kepada masyarakat tentang apa itu Food Waste dan cara mengatasinya,” ucap Dr. Meti.

Dr. Sri Suhari, S.Pt, M.Si,  Ketua Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP), Fakultas Peternakan, IPB University menyampaikan beberapa gagasan mengenai pendirian Feedbank (Bank Pakan Ternak). “Kami dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP), Fakultas Peternakan, IPB University sangat senang dengan kehadiran FOI yang mampu menyalurkan pangan berlebih dari para pelaku industri pangan. Kami akan senang sekali menawarkan bantuan untuk dapat ikut mengolah pangan yang kondisinya sudah tidak layak konsumsi untuk manusia agar bisa kami proses menjadi pakan ternak yang berkualitas,” ungkap Dr. Sri Suharti.

Prof. Dewi Apri Astuti, Guru Besar Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP) IPB University  yang merupakan seorang ahli dalam bidang nutrisi ternak juga turut memberikan gagasan terkait pengolahan pangan berlebih untuk menjadi pakan ternak ruminansia. “Saya menganjurkan untuk pengolahan sampah makanan yang dihasilkan dari sisa pangan berlebih yang tak terselamatkan bisa menggunakan larva Black Soldier Fly. Dengan menggunakan larva tersebut kita dapat menghasilkan pakan untuk ternak sapi, kambing, dan domba yang baik. Praktik ini sudah diterapkan oleh para ibu rumah tangga di Hongkong. Apabila mereka bisa seharusnya kita pun juga bisa bila bekerjasama dengan FOI,” ungkap Prof. Dewi Apri Astuti. (KD/ris)