Menpera Letakan Batu Pertama Rusunawa IPB

Menpera Letakan Batu Pertama Rusunawa IPB

Berita

Menteri Negara Perumahan Rakyat Muhammad Yusuf Asy’ary, didampingi Rektor IPB, Prof.Dr.Ir.H.A.A.Matjjik, M.Sc.,melakukan peletakan batu pertama Rumah Susun Sederhana (Rusunawa) – Institut Pertanian Bogor (IPB), Selasa (12/9), di Kampus IPB Darmaga, Bogor.

Tak ketinggalan, pejabat teras IPB, pejabat Depdiknas, perwakilan Kabupaten Bogor, dan pejabat setempat di lingkungan IPB.

Sebelum peletakan batu, Rektor IPB mengatakan dalam sambutannya, bahwa pembangunan Rusunawa ini adalah sesuatu yang tertunda dan yang pertama kalinya di bangun di lingkungan Perguruan Tinggi.

“Apa yang ingin kita lakukan, pada akhirnya tercapai juga. Mudah-mudahan peletakan batu pertama ini menjadi cepat pada batu terakhirnya, sehingga pembangunan Rusunawa ini akan dengan cepat terselesaikan,” paparnya.

Menurut Rektor , IPB pada tahun pertama mahasiswanya wajib masuk asrama, meskipun mahasiswa tersebut bertempat tinggal di sekitar kampus “Di IPB kita usahakan tahun pertama mahasiswanya (TPB) wajib masuk asrama, meskipun putra dosen yang rumahnya di Darmaga,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar mahasiswa IPB saling mengenal satu dengan yang lain. Untuk itu pula, dalam satu kamar tidak diperkenankan satu orang melainkan empat orang dari latar belakang yang berbeda.

“Alhamdulillah dari hasil asrama dengan program multi budaya di dalamnya, selama tiga tahun terakhir, tidak ada keributan antara mahasiswa. Ini adalah efek positif dari mahasiswa diasramakan. Bukan itu saja, efek posistfnya juga berpengaruh terhadap nilai akademik. ” ujarnya.

Selain itu, bertepatan dengan bulan Dies Natalis IPB yang ke 43, Rektor mengatakan bahwa pembangunan ini merupakan hadiah Dies Menpera kepada IPB.

Sementara itu, Menpera dalam sambutannya mengatakan, sudah berencana untuk menggelorakan Rusunawa, dengan pilot projeknya di Jakarta.

“Pembangunan Rusunawa di PT ini merupakan kebanggan tersendiri serta dorongan moril dalam rangka promosi rusun,”paparnya.

Menpera mengatakan, selain asrama putri yang akan dibangun tersebut, tak ada salahnya jika nanti dikemudian hari dibangun juga untuk yang putra. (man)