Seminar 10 Tahun PKSPL IPB: Luncurkan Website dan Buku
Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) diharapkan dapat menjadi ujung tombak penelitian-penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam bidang pemberdayaan pesisir dan lautan. Rektor IPB Prof.Dr.Ir. Ahmad Ansori Mattjik, M.Sc., mengemukakan hal itu dalam sambutannya pada seminar 10 tahun PKSPL IPB, di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB, Selasa (15/8).
Selama 10 tahun berkiprah, kata Mattjik, PKSPL telah menghasilkan banyak penelitian sekaligus mengaplikasikannya bagi kebutuhan masyarakat luas. “Prestasi yang telah diraih ini hendaknya dipertahankan dan terus ditingkatkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala PKSPL IPB Prof.Dr.Ir. Tridoyo Kusumastanto, MS., mengatakan, seminar ini merupakan wujud syukur PKSPL yang telah berkarya 10 tahun. Selain itu, lanjutnya, adalah guna mengkomunikasikan berbagai hasil penelitian yang dihasilkan PKSPL.
Seminar yang dihadiri oleh para pengambil kebijakan, swasta dan kalangan perguruan tinggi ini mengambil tema “Mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Mewujudkan Pembangunan Pesisir dan Lautan Berkelanjutan”. Dalam kesempatan tersebut, secara resmi diluncurkan website PKSPL IPB dan delapan buah buku yang ditulis oleh para peneliti PKSPL IPB.
Di tempat yang sama, Ketua Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Sekolah Pasca Sarjana IPB, Prof.Dr.Ir. Rokhmin Dahuri, MS., tampil sebagai keynote speaker. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini memaparkan pengalamannya saat menjadi “nakhoda” di departemen yang mengurusi wilayah pesisir dan laut Indonesia.
Menyinggung peran lembaga penelitian dan perguruan tinggi dalam pembangunan kelautan, Rokhmin menyebut tiga hal penting terkait hal ini. Pertama, menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang IPTEK-nya, mampu kerjasama sinergis, jiwa wirausaha, beretos kerja tinggi dan IMTAQ kuat.
Selanjutnya, menghasilkan IPTEK yang diperlukan bagi pembangunan sumberdaya wilayah pesisir dan lautan secara optimal berkelanjutan. Terakhir, jelas Rokhmin, memberikan pencerahan dan pemberdayaan kepada masyarakat tentang pembangunan pesisir dan lautan. (nm)