ITP dan SEAFAST IPB Adakan Pelatihan Pendugaan Masa Kaduarsa Pangan

ITP dan SEAFAST IPB Adakan Pelatihan Pendugaan Masa Kaduarsa Pangan

Berita

Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian (ITP-FATETA) bekerjasama dengan South East Asian Food and Agricuture Science and Technology Institut Pertanian Bogor (SEAFAST- IPB) mengadakan Pelatihan Pendugaan dan Pengendalian Masa Kadaluarsa Bahan dan Produk Pangan Selasa-Rabu (8-9/8) di SEAFAST Centre Kampus IPB Darmaga.

“Pelatihan yang sudah digelar keempat kalinya ini dihadiri 29 peserta, 24 dari industri pangan dan 5 orang dari instansi pemerintah,” kata Ketua Panitia, Nur Wulandari, STP, MSi.

Sebagian besar peserta menganggap pelatihan ini sangat penting dan dibutuhkan industri pangan asal tempat kerja mereka. Dalam pelatihan, peserta bisa berlatih menghitung masa kadaluarsa bahan dan produk pangan industri mereka. “Pelatihan itu mencakup materi perubahan mutu (fisik, kimia, mikrobiologi) selama pengolahan dan penyimpanan produk pangan, prinsip-prinsip penetapan dan pendugaan masa kadaluarsa produk pangan, disain percobaan dalam penetapan umur simpan produk pangan dengan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT), contoh kasus pendugaan masa kadaluarsa produk-produk spesifik dengan menggunakan metode Arrhenius, Air Kritis dan Parameter Organik,” ujar Staf Pengajar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan ini.

Tak semua makanan yang telah lewat kadaluarsanya menyebabkan sakit tergantung jenisnya. “ Makanan yang tak dipengaruhi oleh perubahan faktor keamanan pangan dan telah lewat masa kadaluarsanya masih bisa dikonsumsi seperti misalnya krupuk. Tapi bagi makanan yang dipengaruhi faktor keamanan pangan maka akan membahayakan. Untuk kehati-hatian sebaiknya semua produk yang telah kadarluarsa jangan dikonsumsi,” imbuhnya.

Pemateri-pemateri dalam seminar tersebut antara lain Dr.Feri Kusnandar, Dr. Purwiyatno Hariyadi, dan Ir. Sutrisno Koswara, Msi. Acara ini dibuka oleh Ketua Departemen ITP IPB, Dr. Dahrul Syah. (ris)