Studi Banding ATB ke IPB : Dari Ikan Patin Hingga Yoghurt
Sebanyak 40 orang mahasiswa dan 14 dosen Akademi Tataboga Bandung (ATB) melakukan kunjungan studi banding ke Institut Pertanian Bogor (IPB) Kampus Darmaga, Senin (10/7). Para tamu dari Kota Kembang ini diterima oleh Tim Pemandu Kunjungan dari Kantor Prohumasi IPB.
Sekitar dua jam, mereka berkeliling kampus seluas 250 hektare ini. Selama perjalanan, rombongan berjaket almamater warna merah hati tersebut mendapat penjelasan tentang IPB dari Koordinator Tim Pemandu, Waladan, A.Md.
Laboratorium Lapangan Fakultas Perikanan, menjadi tujuan pertama studi banding ATB. Deretan kolam ikan dan proses pembuatan fillet ikan patin menjadi daya tarik para mahasiswa yang sehari-hari belajar mengolah masakan dan makanan ini.
Setengah jam kemudian, rombongan beralih ke Rumah Potong Hewan (RPH) Sapi yang tak jauh dari lokasi pertama. Genangan darah segar sapi yang baru dipotong, juga aroma tak sedap dari RPH, tak menyurutkan semangat mereka untuk turun dari bis yang membawa mereka sejak dari Bandung.
“Selama ini saya mengolah ikan atau daging yang sudah bersih dan siap saji, karena belinya di pasar atau supermarket. Tidak tahunya, masakan kesukaan saya seperti Sapi Lada Hitam, ternyata awalnya jorok dan bau juga,” ujar Ade Ali Imron, mahasiswa ATB seraya menutup hidung.
Di tempat yang sama, ketua rombongan ATB, Diah Banyuni, S.Sos., mengatakan kunjungan ke IPB merupakan yang pertama kalinya bagi ATB. “Acara studi banding setiap tahun kami lakukan. Dan karena basicnya tataboga, maka kami mengutamakan studi banding ke industri makanan. Lalu kenapa IPB kami pilih untuk tahun ini, karena informasi yang kami dapat IPB sudah banyak mengeluarkan produk yang berkaitan dengan pengolahan makanan,” papar Diah kepada Prohumasi yang menemuinya.
Kurang “ramahnya” RPH bagi mojang dan jajaka Bandung ini, tertebus dengan segarnya Bio Yogurt, produk pengolahan susu dari Fakultas Peternakan. Di fakultas ini mereka dapat menikmati aneka olahan susu. Puding dan yogurt pun laris manis.
“Untuk bukti bahwa rombongan ATB pernah ke IPB, kami persilakan mengunjungi Koperasi Mahasiswa. Disana tersedia beragam souvenir IPB,” ujar Waladan mengakhiri kunjungan ATB. (NM)